Gambaran Usaha Sate

Sate atau kadangkala ditulis satay atau satai adalah makanan yang terbuat dari potongan daging (ayam, kambing, domba, sapi, babi, ikan, dan lain-lain) yang dipotong kecil-kecil,dan ditusuki dengan tusukan sate yang biasanya dibuat dari bambu, kemudian dibakar menggunakan bara arang kayu. Sate kemudian disajikan dengan berbagai macam bumbu (bergantung pada variasi resep sate).


Resep dan cara pembuatan sate beraneka ragam bergantung variasi dan resep masing-masing daerah. Hampir segala jenis daging bisa dibuat sate. Sebagai negara asal mula sate, Indonesia memiliki variasi resep sate yang kaya.


Biasanya sate diberi saus. Saus ini bisa berupa sambal kecap, sambal kacang, atau yang lainnya. Untuk sate bebek Tambak menu lengkapnya adalah sate, saus bumbu manis kacang tanah atau bumbu pedas (menurut selera) dan irisan tomat serta mentimun. Lalu sate dimakan dengan nasi hangat atau, kalau di beberapa daerah disajikan dengan lontong. Kadang-kadang sate dimakan dengan ketupat.


Untuk usaha, anda dapat menjual sate ayam dan sate kambing. Rasa yang menentuakan kualitas sate adalah bumbuny (saos) dan kematangan pemanggangan. Satu porsi biasanya berisi 10 tusuk sate. Untuk sate ayam dapat anda jual dengan harga Rp 6.000 / porsi. Dan untuk sate kambing dapat anda jual dengan harga Rp 8000/porsi. Jika anda berniat membuka usaha sate dengan kaki lima, maka tempat-tempat ramai masih menjadi tempat yang strategis. Sediakanlah tempat yang nyaman untuk pelanggan anda, agar mereka dapat kembali lagi nantinya.


Bahan:

  • 2 buah dada ayam/ daging kambing
  • 1 sdm minyak goreng
  • tusuk sate

Bumbu yang dihaluskan:

  • 5 butir bawang merah
  • 2 siung bawang putih
  • 1 sdt ketumbar
  • 2 cm kunyit
  • 1 sdt asem jawa
  • garam secukupnya
  • gula jawa secukupnya

Cara Membuat Sate: (Untuk 24 tusuk)

  • Pisahkan daging dada ayam dari tulangnya.
  • Potong daging ayam sesuai selera. Biasanya 1x2x2 cm.
  • Aduk potongan ayam dengan minyak goreng dan bumbu yang sudah dihaluskan lalu diamkan selama 15-30 menit supaya bumbu meresap.
  • Kemudian, tusukan 3-4 potong daging ayam pada setiap tusukan sate.
  • Panggang sate di atas bara api sampai sate matang, jangan lupa sate perlu dibolak-balik waktu memanggang.
  • Sate siap dihidangkan dengan membubuhkan Sambel Sate diatasnya lalu taburkan irisan bawang merah di atas Sambel Sate.
  • Sate paling enak kalu dimakan sewaktu masih panas.

Baca Juga "Resep Sate Kambing"

Nasi Goreng Bakar

Jika anda penikmat nasi goreng, maka anda perlu mencoba nasi goreng bakar. Nasi goreng bakar adalah nasi goreng yang dibuat dengan menggunakan pemanas api di atas wajan, dalam hal ini bisa menggunakan blender las.

Sekilas tidak ada yang berbeda dalam pembuatan nasi goreng bakar dengan nasi goreng biasa, yaitu menggoreng telur, memasukkan cabe dan bumbu lainnya kemudian mencampurnya menjadi satu dengan nasi. Namun, yang membuat nasi goreng ini berbeda adalah teknik memasaknya. Setelah nasi goreng matang, sebelum dihidangkan nasi goreng ini dibakar menggunakan blender las persis di atas nasi.

Tahapan ini dilakukan untuk mengurangi kadar minyak, sehingga membuat nasi lebih kering. Ide pembakaran nasi goreng muncul ketika pemilik warung, Muhammad Gunawan Wibisono, melihat pegawainya memblender besi di bengkel las miliknya. Saat itu pula ia berpikir menggunakan teknik tersebut untuk membakar nasi goreng kesukaannya.

Pembakaran nasi goreng ini menggunakan gas elpiji. Pembakaran yang sempurna dengan elpiji membuat nasi lebih cepat matang, namun tidak menyisakan zat beracun, sehingga nasi goreng ini aman dikonsumsi.


Harga

Bicara masalah harga, nasi goreng bakar nyaris sama dengan berbagai nasi goreng lain, sehingga cukup bersahabat dengan kantong pembeli. Satu porsi nasi goreng bakar, harganya dapat dipatok antara Rp 5.500 sampai Rp 7.500. Variasi harga ini, bergantung pada jenis campuran daging yang ada di da­lamnya. (sumber : metro TV news)


Tempat/Outlet
Pada dasarnya tempat yang ramai adalah tempat yang paling tepat untuk berjualan. lebih jelas silahkan baca di sini.

Gambaran Usaha Nasi Goreng

Nasi goreng adalah makanan yang sangat kental dengan kebudayaan Tionghoa. Masyarakat Tionghoa bisa dikatakan sebagai pelopor dalam membuat nasi goreng. Masyarakat Tionghoa tidak suka menyantap nasi dalam keadaan dingin dan tidak biasa membuang nasi yang tersisa. Oleh karena itu, mereka tidak akan membuang nasi yang tersisa, mereka akan mengolahnya kembali dan disajikan dalam keadaan hangat. Kebiasaan membuat nasi goreng selanjutnya berkembang ke beberapa negara di Asia Tenggara dengan berbagai cita rasa dan cara penyajian yang berbeda-beda.

Beberapa nasi goreng yang terkenal di antaranya nasi goreng jawa, nasi goreng kambing, nasi goreng putih, nasi goreng pattaya, dan nasi goreng Thailand. Nasi goreng sangat cocok dihidangkan dalam keadaan hangat, baik pada siang maupun malam hari. Apalagi dalam keadaan cuaca dingin, nasi goreng akan semakin nikmat disantap.

BAHAN DAN CARA MEMBUAT

Bahan baku yang digunakan untuk membuat nasi goreng sangat mudah diperoleh, baik di pasar tradisional maupun di pasar swalayan. Bahan baku utamanya adalah beras atau nasi putih. Bahan lain yang dibutuhkan adalah bumbu yang terbuat dari campuran cabai merah, bawang merah, bawang putih, terasi, gula, garam, dan udang yang dihaluskan. Selain itu ada bahan tambahan yaitu kecap manis.

Nasi goreng biasanya dilengkapi dengan sayuran seperti sawi atau kol, serta ditambah dengan daging ayam, bakso, ikan asin, hati dan ampela ayam, atau telur (bisa di dadar atau dicampurkan dengan nasi goreng, atau dibuat telur mata sapi).

Membuat nasi goreng dilakukan dengan cara menumis bumbu halus hingga harum, lalu menambahkan telur, dan memasaknya hingga matang. Setelah itu menambahkan nasi dan bahan pelengkap lainnya. Nasi goreng ini diaduk-aduk hingga bumbu dan bahan lainnya tercampur merata. Waktu yang dibutuhkan untuk membuat nasi goreng ini rata-rata 3-5 menit.

CARA PENYAJIAN

Nasi goreng bias disajikan sebagai menu sarapan pagi, makan siang, atau makan malam. Nasi goreng disajikan dalam piring yang agak datar, biasanya dilengkapi dengan acar, krupuk, dan tomat.